Liburan ke Cebu, Kota Tertua Filipina Sarat Sejarah

Liburan ke Cebu, Kota Tertua Filipina Sarat Sejarah
Liburan ke Cebu, Kota Tertua Filipina Sarat Sejarah
Liburan ke Cebu, Kota Tertua Filipina Sarat Sejarah

Liburan ke Cebu, Kota Tertua Filipina Sarat Sejarah
 (source:wikipedia.org)

Liburan ke Cebu? Ya, kenapa tidak? Sekali-sekali kamu juga boleh merencanakan berlibur ke kota kedua di Filipina ini. Sebelum berangkat, tentu kamu perlu tahu segala info penting dan menarik agar liburanmu lancar.

Sudah beberapa tahun terakhir, perjalanan dari Jakarta menuju kota Cebu dapat dilakukan secara langsung menuju Cebu International Airport. Sebelumnya, semua harus transit di Ninoy Aquino International Airport, kota Manila. Lalu dari Manila, kamu bisa sampai kota Cebu dengan menempuh kurang-lebih 1 jam perjalanan. Negara Filipina sendiri punya maskapai penerbangan yang kita kenal dengan nama Philippine Airlines.

Cebu, Kota dengan Lantai Gedung yang Dibatasi
Kota Cebu ibarat kota tua. Kamu bisa menghampiri museum, benteng dan monumen, yang akan membuat liburanmu sarat sejarah. Kota ini memang merupakan pemukiman Spanyol pertama, dan kota tertua di Filipina. Selain itu, di Cebu kamu bakal menemukan banyak gereja Katolik yang megah dan terawat. Seperti Cebu Metropolitan Cathedral dan Our Lady of the Immaculate conception Church.

Liburan ke Cebu, Kota Tertua Filipina Sarat Sejarah
(source: cb_agulto flickr.com)

Kota Cebu sendiri terbilang sederhana. Tidak seperti Jakarta, kamu tidak akan menemukan banyak gedung-gedung menjulang seperti di Jakarta. Dan kabarnya, pembangunan gedung tinggi disana memang dibatasi hingga 18 lantai. Maksudnya supaya lebih mudah diatasi jika terjadi bahaya kebakaran.

Setelah puas menjelajahi kawasan kota dengan gedung-gedung tuanya, ada baiknya kamu menghampiri kawasan pantai untuk menikmati pesona pantai yang sangat indah. Cebu terkenal dengan pemandangan pantainya yang indah, dengan resort-resort yang berjejer di sepanjang pantai dan beningnya air yang tampak sangat menawan.

Selain memandangi air laut yang bening dan biru, wisatawan yang liburan ke Cebu banyak yang menyukai obyek wisata Whale Shark Watching di Pantai Oslob.  Jadi, pengelola pariwisata di pantai itu menyediakan guide dan kesempatan bagi wisatawan yang masuk kawasan Whale Shark Watching, untuk merasakan berenang bersama hiu paus yang ramah dengan kulit tutul-tutul putih. Ya, ikan hiu paus yang sama dengan yang banyak terdapat di Nabire. Pengunjung dapat berenang bersama paus hiu selama sekitar 30 menit, dengan membayar tiket PHP500.

Apa Saja yang Perlu Diperhatikan?

Liburan ke Cebu, Kota Tertua Filipina Sarat Sejarah
(source:intersakyon.com)

Pertama, sebelum berangkat berlibur, sangat bijaksana kalau kamu merencanakan dengan matang persiapanmu ke Cebu. Dimulai dari maskapai penerbangan yang kamu bisa gunakan. Philippine Airlines memiliki jadwal penerbangan Jakarta – Cebu yang bisa kamu manfaatkan.

Kemudian persiapan lain yang juga penting adalah mempersiapkan uang Peso dalam dompetmu. Konon jika kamu menukar uang rupiahmu saat tiba di airport Cebu, biayanya cukup mahal. Sementara kamu butuh segera agar bisa berkunjung ke tempat-tempat yang membutuhkan tiket, atau untuk membeli sesuatu.

Kemudian, soal makanan. Bagi kamu yang Muslim, sekiranya khawatir tidak mendapati menu makanan yang dijamin halal, sebaiknya kamu juga bawa bekal makanan. Tapi jangan khawatir. Setidaknya di kota nanti, kamu dapat mencari KFC atau American fast food sejenis.

Liburan ke Cebu, Kota Tertua Filipina Sarat Sejarah
(source:ilovecebu.com)

Usahakan untuk tidak menggunakan jasa tour guide. Selain untuk mengurangi pengeluaran, kamu bisa menjadikan perjalanan liburanmu sedikit lebih menantang. Nah, disini pentingnya kamu melatih bahasa Inggrismu. Setidaknya dengan bahasa Inggris, kamu bisa mencoba membuka percakapan dengan penduduk setempat.


Setibanya di Cebu, kamu bisa memilih kendaraan van yang disebut juga Jeepney, atau menggunakan jasa Uber. Menaiki Jeepney, kamu harus tetap memperhatikan barang-barang bawaanmu. Karena dengan kendaraan ini, kamu akan berbagi tempat dengan penumpang lain.

Yang tidak kalah penting, sebaiknya kamu siap dengan aplikasi-aplikasi perjalanan yang kamu butuhkan. Seperti Tripadvisor untuk membantumu mencari penginapan. Sebagian traveller ada yang memilih menginap di tempat tinggal sesama member Couchsurfing untuk memperkecil biaya tempat tinggal. Tapi sebagian lagi lebih memilih tinggal di guesthouse atau hotel demi kenyamanan.


0 Komentar