25 Contoh Data Dukung Indeks KAMI dan IKASANDI untuk Instansi Pemerintah
Contoh evidence yang terstruktur untuk memudahkan persiapan penilaian, tanpa mengarang indikator, skor, atau dokumen internal pemerintah.
Terakhir ditelaah: 25 Oktober 2026 · Status: Artikel tutorial independen, bukan hasil pengujian langsung atau dokumen resmi penyelenggara.
Tujuan artikel dan batas penggunaannya
Daftar ini adalah 25 kategori contoh data dukung untuk membantu pengelola menyiapkan bukti yang relevan. Ini bukan daftar indikator resmi, bukan pembobotan, dan tidak menjamin kesesuaian dengan pertanyaan Indeks KAMI atau IKASANDI tertentu. Gunakan instrumen serta surat edaran pelaksanaan yang berlaku.
Apa yang membuat evidence layak digunakan?
- Relevan: menjawab aktivitas yang ditanyakan instrumen, bukan sekadar memiliki dokumen bernama serupa.
- Aktual: menunjukkan periode pelaksanaan dan pihak penanggung jawab.
- Dapat diverifikasi: memiliki pengesahan, log kegiatan, hasil pengujian, atau jejak tindak lanjut sesuai kebutuhan.
- Aman: data pribadi, topologi, kredensial, hasil pentest dan informasi sensitif dibatasi atau direduksi.
- Tidak diklaim lebih tinggi: kebijakan tertulis bukan bukti bahwa implementasi telah berjalan.
25 contoh data dukung (ilustrasi nonresmi)
| No. | Area ilustratif | Contoh evidence | Atribut pemeriksaan | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| 01 | Kebijakan keamanan informasi | Dokumen kebijakan disetujui | Nomor, tanggal, pengesahan, cakupan | Diperiksa kesesuaian dengan indikator |
| 02 | Penetapan peran | SK/penugasan pengelola keamanan | Penanggung jawab dan masa berlaku | Jangan unggah NIK/nomor pribadi |
| 03 | Inventaris layanan elektronik | Daftar sistem/layanan dan pemilik | Versi inventaris, status layanan | Rahasiakan konfigurasi sensitif |
| 04 | Inventaris aset informasi | Daftar aset terklasifikasi | Pemilik aset, klasifikasi, pembaruan | Contoh publik gunakan aset fiktif |
| 05 | Penilaian risiko | Dokumen metodologi risiko | Peluang, dampak, persetujuan | Hindari mengungkap kelemahan riil |
| 06 | Register risiko | Daftar risiko dan tindak lanjut | PIC, tanggal, perlakuan, status | Simpan versi terkendali |
| 07 | SOP pengelolaan akses | Prosedur permohonan/penutupan akses | Persetujuan dan bukti peninjauan | Tidak menampilkan username nyata |
| 08 | Penerapan prinsip hak minimum | Rekap tinjauan hak akses | Tanggal audit, pengecualian | Bukti dapat dianonimkan |
| 09 | Pengamanan kata sandi/MFA | Standar autentikasi dan bukti sosialisasi | Versi kebijakan dan bukti penerapan | Jangan cantumkan rahasia autentikasi |
| 10 | Pencadangan | SOP backup dan jadwal | Rekap pelaksanaan sesuai periode | Tidak mengungkap lokasi backup |
| 11 | Uji pemulihan | Laporan simulasi restore | Skenario, hasil, kendala, persetujuan | Gunakan lingkungan aman |
| 12 | Pencatatan insiden | Prosedur dan template tiket | Waktu, klasifikasi, penutupan | Samarkan pihak terdampak |
| 13 | Latihan respons insiden | Berita acara/tabletop exercise | Skenario, peserta, tindak lanjut | Skenario sintetis untuk publik |
| 14 | Kontinuitas layanan | Rencana keberlangsungan layanan | Pemilik proses, RTO/RPO jika ada | Jangan buat RTO palsu |
| 15 | Uji kontinuitas | Notulen/hasil simulasi | Temuan, rencana perbaikan | Tandai uji belum dilakukan |
| 16 | Manajemen kerentanan | SOP dan ringkasan tindak lanjut | Tanggal, status penanganan | Jangan publikasi celah aktif |
| 17 | Pemutakhiran perangkat | Catatan patch/update | Persetujuan dan tanggal perubahan | Redaksi versi rentan bila perlu |
| 18 | Manajemen pemasok | Persyaratan kontrak layanan | NDA, SLA relevan, evaluasi | Perhatikan kerahasiaan kontrak |
| 19 | Pelatihan kesadaran | Materi dan daftar kegiatan | Undangan, kehadiran, evaluasi | Minimalkan data peserta |
| 20 | Pengendalian dokumen | Daftar dokumen dan revisi | Nomor, tanggal, persetujuan | Cegah berkas duplikat |
| 21 | Audit/reviu internal | Rencana dan laporan reviu | Ruang lingkup, temuan, tindak lanjut | Jangan menyamakan reviu dengan sertifikasi |
| 22 | Pelaporan kepada pimpinan | Notula rapat/tindak lanjut | Keputusan, PIC, tenggat | Ringkasan sesuai klasifikasi |
| 23 | Pemantauan indikator | Matriks target dan progres | Baseline, kemajuan, penanggung jawab | Tidak mengarang nilai skor |
| 24 | Perbaikan berkelanjutan | Daftar tindakan korektif | Bukti penutupan dan verifikasi | Status OPEN/CLOSED faktual |
| 25 | Evaluasi berkala | Jadwal reviu dan evaluasi ulang | Tanggal, versi instrumen, hasil | Gunakan instrumen resmi terbaru |
Cara memetakan satu evidence ke beberapa kebutuhan
Mulai dari evidence register, bukan menggandakan file. Satu dokumen kebijakan dapat dirujuk oleh beberapa pertanyaan apabila relevan; namun kecukupannya tetap diperiksa terpisah per instrumen dan tiap indikator.
| Evidence ID sintetis | Pertanyaan yang perlu dijawab | Tautan internal register | Keputusan reviewer |
|---|---|---|---|
| EVD-EX-001 | Apakah ada kebijakan yang ditetapkan? | Folder dokumen kebijakan terkendali | Cek masa berlaku/pengesahan |
| EVD-EX-002 | Apakah prosedur akses diterapkan? | Rekap persetujuan akses teredaksi | Cek sampel tanggal dan hasil |
| EVD-EX-003 | Apakah pemulihan diuji? | Berita acara uji pemulihan sintetis | Cek hasil dan tindakan korektif |
Workflow pengumpulan evidence bertahap
- Tetapkan unit/layanan dan periode penilaian dengan pimpinan.
- Unduh instrumen, petunjuk, serta permintaan bukti resmi yang berlaku.
- Daftar pertanyaan dan kebutuhan evidence tanpa mengarang skor.
- Inventaris dokumen existing; beri ID stabil untuk setiap bukti.
- Minta pengesahan/reviu dari pemilik proses.
- Lakukan penilaian kelengkapan dan keamanan sebelum berbagi.
- Catat GAP, pemilik tindak lanjut, tanggal target, dan bukti penyelesaian.
Rencana perbaikan 30–90 hari (contoh)
| Fase | Aksi prioritas | Output |
|---|---|---|
| Hari 1–30 | Inventaris bukti, prioritas GAP, penetapan PIC | Evidence register dan daftar risiko |
| Hari 31–60 | Perbaiki SOP, bukti implementasi, dan pelaksanaan uji yang berizin | Bukti proses dan laporan pelaksanaan |
| Hari 61–90 | Reviu silang, validasi perubahan, dan pengesahan pimpinan | Matriks akhir beserta keterbatasan |
Kesalahan yang harus dihindari
- Menempel screenshot tanpa tanggal atau penjelasan konteks.
- Menganggap draft kebijakan sudah diterapkan.
- Menyebarluaskan data dukung rahasia di blog publik.
- Memakai formula atau bobot skor buatan sendiri.
- Menduplikasi file sampai tidak jelas mana versi terakhir.
- Mengaku melakukan uji keamanan yang tidak pernah dilakukan.
Baca panduan ArrezaMP yang berkaitan
Artikel ini melengkapi HUB dan panduan lain yang sudah diterbitkan. Gunakan tautan berikut untuk menelusuri topik yang lebih luas.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apakah 25 bukti ini wajib disiapkan?
Tidak. Ini contoh kategori kerja. Kebutuhan sebenarnya ditentukan oleh instrumen dan petunjuk resmi yang berlaku.
Bolehkah satu dokumen digunakan untuk beberapa indikator?
Boleh sebagai referensi jika substansinya relevan, tetapi pemeriksaan kecukupan dilakukan secara independen untuk setiap pertanyaan.
Apakah boleh memublikasikan data dukung kantor?
Hanya dokumen yang telah memperoleh persetujuan klasifikasi/publikasi. Artikel ini sengaja memakai contoh sintetis.
Sumber & batasan
Catatan editorial: Panduan ini merupakan materi edukasi ArrezaMP. Regulasi, konfigurasi perangkat, lokasi, dan kebijakan penyedia layanan dapat berubah. Informasi operasional harus dikonfirmasi kepada pihak berwenang.
Kesimpulan: Utamakan keputusan berdasarkan kondisi nyata, verifikasi informasi terbaru, serta catatan langkah dan hasil. Artikel ini disusun untuk mempermudah pembelajaran dan bukan untuk menggantikan pemeriksaan profesional.

0 Komentar